Sabtu, 27 Mei 2023

Unsur-unsur Buku Fiksi dan Buku Nonfiksi - Bagian 1

Buku memiliki dua genre, yaitu buku fiksi dan buku nonfiksi. BUKU FIKSI Buku fiksi adalah buku yang berisi cerita rekaan, khayalan, atau tidak berdasarkan kenyataan. Dalam buku fiksi, ide ceritanya berasal dari khayalan atau imajinasi sang penulis. Buku fiksi menggunakan bahasa kiasan atau tidak bermakna sebenarnya (konotatif). Tujuannya adalah untuk mengajak pembaca seolah-olah masuk ke dalam cerita. Oleh karena itu, penulis buku fiksi harus mampu menjelaskan dengan baik, sehingga pembaca bisa tertarik dan seakan terbawa alur cerita. Dalam menulis cerita fiksi memang dibutuhkan pengetahuan yang luas dan daya imajinasi yang bebas. CIRI-CIRI BUKU FIKSI Ciri utama dari buku fiksi yaitu kejadiannya bukan kisah nyata, melainkan hanya karanan fiktif. Sang penulis harus mampu menciptakan alur cerita yang sangat menarik. Alur cerita yang menarik itu ditulis berdasarkan kejadian biasa terjadi di kehidupan nyata. Selain itu, terdapat ciri-ciri buku fiksilainnya sebagai berkut: 1. Imajinatif Buku fiksi bersifat imajinatif karena ditulis berdasarkan rekaan penulis 2. Kebenaran yang relatif Karena buku ini ditulis secara imajinatif, maka unsur benar atau salah dar buku fiksi cenderung relatif tergantung penilaian pembaca. 3. Bahasa konotatif Dalam karangan fiksi, bahasa konotatif sangat sering digunakan oleh penulis buku fiksi. Hal ini untuk menambah imajinasi pembaca dan membuat tulisan terkesan hidup. 4. Tanpa sistem yang baku Jika kamu ingin bebas berekspresi dalam menulis, maka tulislah karangan fiksi. Buku fiksi tidak memiliki aturan yang rigid atau baku. Diksi dan gaya penulisan relatif lebih bebas. CONTOH BUKU FIKSI 1. Cerpen (Cerita Pendek)
Cerita pendek adalah salah satu jenis prosa yang isi ceritanya bukan berasal dari kejadian nyata. Contoh buku fiksi berjenis cerpen, antara lain Robohnya Surau Kami karya A. A. Navis, Nadira dan Malam Terakhir karya Leila S. Chudori, Corat-Coret di Toilet karya Eka Kurniawan, Tikus dan Manusia karya Jacob Sumardjo, dan masih banyak lagi. 2. Novel
Novel juga merupakan karangan prosa yang berisi cerita kehidupan tokoh bergenre fiksi, namun memiliki alur yang lebih kompleks dibandingkan cerpen. Contoh buku novel yaitu Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin karya Tere Liye, Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer, Laskar Pelangi karya Andrea Hirata, dan masih banyak lagi. 3. Komik
komik adalah cerita bergambar dalam susunan panel-panel yang berdekatan secara berurut. Contoh komik antaranya One Piece, Naruto Shippuden, Detective Conan, Crayon Shinchan, dan lain-lain. 4. Roman
Roman merupakan karya fiksi yang menceritakan mengenai beberaap tokoh dalam alur cerita. Roman mengandung banyak hikmah dan cenderung bernuansa klasik. Contoh Roman diantaranya Siti Nurbaya karya Marah Rusli, Andang Taruna, dan Layar Terkembang, dan lainnya. 5. Legenda
Legenda ialah dongeng yang menceritakan asal-usul suatu tempat, kejadian alam, atau bagaimana suatu fenomena terjadi. Legenda biasanya memiliki keajaiban daalm ceritanya. Contoh legenda adalah Tangkuban Parahu, Roro Jongrang, atau Legenda Danau Toba. 6. Dll.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Unsur-unsur Buku Fiksi dan Buku Nonfiksi - Bagian 3

Unsur-unsur buku fiksi Unsur-unsur buku fiksi akan memudahkan untuk mendapatkan informasi dari jenis karya tulis fiksi. Berikut ini adalah ...